Home / Suara Guru / Pemanfaatan Media Lingkungan Dalam Mata Pelajaran Sosiologi Bagi Siswa SMAN Unggul Aceh Timur

Pemanfaatan Media Lingkungan Dalam Mata Pelajaran Sosiologi Bagi Siswa SMAN Unggul Aceh Timur

ACEHCARONG.COM | SUARA GURU —Siswa SMAN Unggul Aceh Timur melakukan aktifitas belajar sosiologi langsung ke objek pembelajaran tempat pengeboran dan sumber air panas di desa Alue Canang, Aceh Timur.

Pemanfaatan lingkungan masyarakat sebagai media pembelajaran akan memberikan kesan dan pengalaman belajar tersendiri bagi masing-masing peserta didik dalam proses belajar mengajar dalam membentuk karakter yang lebih peka dan peduli terhadap manusia sesama makhluk sosial.

Namun hal ini jarang dilakukan oleh para guru terhadap kelasnya (khususnya kelas sosial). Pembelajaran monoton di kelas selalu dan masih menjadi prioritas utama bagi guru dalam mentranfer ilmu pengetahuan kepada siswanya, sedangkan zaman sudah berubah.

Seyogyanya guru melalukan pembaruan-pembaruan dalam mengajar salah satunya memanfaatkan media lingkungan sebagai bahan ajar yang selalu terkini, teranyar dan terupdate. Pada kesempatan kali ini lingkungan yang dijadikan media adalah Gampong Alue Canang.

Media lingkungan sebagai bahan ajar akan memberikan efek psikologis yang positif terhadap peserta didik (pesdik).

Efek pertama adalah memicu emosionalisme antarpesdik. Hal ini terlihat sepanjang perjalanan dari sekolah menuju tempat tujuan (lingkungan yang dimaksud; Alue Canang) pesdik selalu dalam keadaan riang gembira, tertawa bersama dan seru dalam kenderaan yang mengangkut mereka, terlebih lagi ketika melintasi medan yang meningkatkan adrenalin, bukannya cemas tapi malah sebaliknya. Ini jelas efek kebersamaan.

Kedua, pesdik langsung bersentuhan dengan objek ajar yaitu masyarakat dengan berbagai pola interaksi yang ada. Keramahan, kecurigaan, stereotipe jelas terlihat dan dirasakan langsung oleh pesdik bukan dalam bentuk teori, tapi fakta, realita dan nyata. Efek berikutnya adalah munculnya rasa syukur melihat ciptaan Allah SWT yang begitu indah dan menyejukkan melalui pemandangan alam gampong Alue Canang.

Di gampong itu pesdik mengunjungi pengeboran minyak secara tradisional milik masyarakat dengan tingkat resiko yang tinggi karena terbatasnya peralatan dan pengamanan dalam menyuling minyak. Hal itu dilakukan semata-mata karena mengharapkan hasil untuk mencukupi kebutuhan hari-hari yang semakin terasa berat.

Tetapi saat tulisan ini ditulis, pengeboran itu telah ditinggalkan karena tidak memiliki izin. Selain tempat pengeboran pesdik juga mengunjungi sumur air panas yang memiliki potensi ekonomi bagi gampong Alue Canang namun belum terkelola secara maksimal, baik sebagai sumber pendapatan ekonomi maupun sebagai destinasi wisata. Sebagai pelengkap informasi Alue Canang merupakan gampong penghasil buah-buahan musiman yang terkenal dengan kualitas terbaik, seperti durian, manggis, dan lain-lain.

Dari pemanfaatan media lingkungan sebagai bahan ajar terdapat hikmah bagi pesdik bahwa tidak semua orang memiliki apa yang telah sebagian orang miliki. Disini pesdik bisa membandingkan bagaimana kehidupan di desa yang sangat jauh dari kota dengan kehidupan mereka sendiri secara umum.

Demikianlah pembelajaran hari itu. Banyak hal-hal yang tidak didapatkan di kelas ditemukan disitu. Pemanfaatan media lingkungan sebagai model pembelajaran telah dilakukan sejak SMAN Unggul didirikan.

Penulis berharap, semoga pembelajaran ini dapat menginspirasi para guru sosiologi khususnya, dan guru lain pada umumnya untuk tidak boleh melupakan alam sebagai media pembelajaran terbaik sepanjang masa.

Penulis : Fitriadi

Check Also

Geliat LITERASI Dari Sekolah Di Pedalaman Aceh Timur

ACEHCARONG.COM | SUARA GURU. Apa saja yang kita simpan di ruang kelas maka si siswa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *