Home / Uncategorized / TOT PENGAJAR PENGUATAN KEPSEK DITUTUP, EMPAT PESERTA RAIH NILAI TERTINGGI

TOT PENGAJAR PENGUATAN KEPSEK DITUTUP, EMPAT PESERTA RAIH NILAI TERTINGGI

ACEHCARONG, Banda AcehTraining Of  Trainer (TOT) Pengajar Penguatan Kepala Sekolah Provinsi Aceh yang berlangsung selama satu pekan (2-8/8/2019) di salah satu hotel kawasan Banda Aceh, akhirnya ditutup.

Dari 117 peserta yang mengikuti TOT Pengajar Penguatan Kepala Sekolah se-Provinsi Aceh, empat di antaranya meraih nilai tertinggi, yaitu Prof.Dr. Murniati AR, M.Pd dari Kelas A, Kas Pani, M.Pd dari Kelas B, Erliadi, S.Pd, MT dari Kelas C, dan Rohana, S.Pd.M.Pd dari Kelas D.

Budi Harsono, Kasi Penyelenggara diklat mewakili Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan ( PPPPTK ) Pertanian Cianjur, Jawa Barat, kepada peserta TOT berpesan agar peserta TOT terus menambah pengetahuan, yaitu dengan  membaca kembali modul pelatihan.

Karena nanti, tambah Budi Darsono,  jika telah terlibat sebagai pengajar pada calon kepala sekolah dan penguatan kepala sekolah yang bakal diadakan dalam waktu dekat ini, peserta TOT tidak akan kerepotan dan gagap. Pengetahuannya telah lebih dari peserta dilatih.

“Saudara-saudara nanti berperan dan bertugas sebagai pengajar diklat. Baik diklat untuk calon kepala sekolah maupun untuk penguatan kepala sekolah. Karena itu pengetahuan dan pengalamannya harus lebih mumpuni,” tegas Budi Harsono.

Sementara itu, Panitia Pelaksana diklat Mulyadi dalam laporannya menyampaikan, dari 131 peserta yang diundang,  hadir hanya 117 orang. Sedangkan 14 orang lainnya berhalangan dengan beberapa alasan.

Dalam diklat yang yang terdiri dari perwakilan pengawas sekolah, unsur perguruan tinggi, dan widyiaiswara LPMP, berhasil menjaring empat orang peserta yang memperoleh nilai tertinggi.

Peserta yang mengondol nilai tertinggi, yaitu Prof.Dr. Murniati AR, M.Pd dari Kelas A, Kas Pani, M.Pd dari Kelas B, Erliadi, S.Pd, MT dari Kelas C, dan Rohana, S.Pd.M.Pd dari Kelas D.

Sedangkan  peserta lainnya semuanya dinyatakan lulus. Kepada mereka diberi Sertifikat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan ( STTPP) sebagai pengajar diklat.

Dilaporkan, selama diklat berlangsung kepada para peserta diberikan materi umum, materi pokok dan penunjang, seperti Kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Selain itu, diberikan pula materi integrasi nilai karakter, pembelajaran berorientasi HOTS, kepemimpinan dan kewirausahaan, simulasi fasilitasi in -1, OJL dan fasilitasi in-2 dan supervisi diklat serta evaluasi.

Basri salah seorang peserta TOT dari Aceh Besar yang tergabung dalam kelas B merasa senang dengan adanya diklat ini.

“Sekalipun merasa lelah, karena kegiatannya  dari pagi hingga malam hari, namun saya dan peserta lainnya  merasa senang dan antusias mengikutinya. Para instrukturnya sangat mumpuni di bidangnya,” ujar Basri.

Setelah seminggu mengkaji dan menganalisis aneka modul dan presentasi kegiatan ini akhirnya selesai. Para peserta kembali ke kampung halamannya.[]

Laporan : Sadri Ondang Jaya

 

Check Also

PENULIS BUKU KLUET DALAM BAYANG-BAYANG SEJARAH HADIRI FGD

ACEHCARONG. COM, BANDA ACEH– Dinas Pendidikan Aceh melalui Bidang Pembinaan SMA dan PKLK, (15-21/7/2019), mengadakan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *